SEMARANG – Dalam upaya mendorong percepatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan “Building Competencies: Capacity Building dan Pengisian Championships TP2DD Wilayah Provinsi Kalimantan Timur Implementasi Digitalisasi dalam Optimalisasi ETPD”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 6 hingga 7 Mei 2025 di Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman perangkat daerah terhadap pemanfaatan digitalisasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Selain sebagai wadah peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga menjadi ajang penting untuk memetakan praktik implementasi digitalisasi di daerah lain, yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai referensi dalam mengoptimalisasi ETPD di wilayah Kalimantan Timur.

Selama dua hari, para peserta yang merupakan perwakilan dari TP2DD Provinsi Kalimantan Timur mendapatkan sejumlah materi substansial. Adapun materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep dan kebijakan implementasi ETPD berbasis digital, hingga pemaparan teknis mengenai digitalisasi transaksi pendapatan dan belanja daerah.

Tidak hanya itu, fokus kegiatan juga diberikan pada integrasi sistem pembayaran non-tunai dalam pengelolaan keuangan daerah serta pemanfaatan berbagai aplikasi dan platform digital yang mendukung kelancaran ETPD. Sebagai pelengkap, panitia menyediakan sesi sharing session yang memungkinkan peserta untuk saling bertukar pikiran mengenai praktik implementasi digitalisasi dari daerah lain sebagai bahan evaluasi peningkatan kinerja.

Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah pelaksanaan pengisian dan evaluasi indikator Championships TP2DD. Proses ini berperan penting sebagai instrumen monitoring untuk mengukur sejauh mana capaian dan kesiapan daerah dalam mengimplementasikan ETPD.

Melalui padatnya agenda yang disampaikan, kegiatan ini berhasil meramu sejumlah kompetensi penting bagi peserta. Setelah mengikuti sesi capacity building, peserta diharapkan telah memahami secara komprehensif konsep digitalisasi dalam implementasi ETPD dan mengetahui peran strategis transaksi non-tunai dalam siklus pengelolaan keuangan daerah.

Kemampuan teknis peserta juga ditingkatkan, ditandai dengan pemahaman mengenai integrasi sistem digital pada arus pendapatan dan belanja daerah, serta penguasaan terhadap pengoperasian aplikasi digital pendukung ETPD. Lebih dari itu, peserta kini memiliki wawasan luas mengenai praktik sukses digitalisasi dari daerah lain serta memahami indikator penilaian Championships TP2DD, yang akan menjadi tolok ukur dalam upaya optimalisasi kinerja ETPD ke depannya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan TP2DD Provinsi Kalimantan Timur semakin solid dalam mengawal transformasi digital, sehingga tata kelola keuangan daerah dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan efisien sesuai dengan semangat pemerintahan yang modern.