Bapenda–BPKP Satukan Langkah Optimalkan PAD

SAMARINDA – Pertemuan antara Kepala Bapenda Kaltim, Ismiati, dengan Kepala Perwakilan BPKP Kaltim, Edy Suharto, Rabu (20/8), berlangsung hangat namun penuh makna. Di balik perbincangan itu, tersimpan harapan besar: memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalimantan Timur agar lebih transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi pembangunan.

Bagi Ismiati, mengoptimalkan PAD bukanlah sekadar menambah angka penerimaan. Ia menekankan pentingnya pembenahan sistem, mulai dari tata kelola, regulasi, hingga pengawasan teknis. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan Pajak Air Permukaan (PAP) disebut sebagai sektor yang perlu perhatian ekstra.

“Pendataan penggunaan bahan bakar, pencatatan penggunaan air dengan flow meter, sampai detail teknis lainnya harus kita benahi. Karena itu, peran BPKP sebagai pendamping sangat penting,” ujar Ismiati.

Edy Suharto pun menyambutnya dengan komitmen penuh. Menurutnya, BPKP hadir bukan sekadar sebagai pengawas, melainkan mitra kerja pemerintah daerah. “Kami siap mengawal Bapenda Kaltim agar penerimaan daerah semakin optimal,” tegasnya.

Sinergi ini menghadirkan optimisme baru. Dengan kerja sama erat antara Bapenda dan BPKP, Kaltim diharapkan memiliki pondasi fiskal yang lebih kuat, sehingga pembangunan berkelanjutan dapat berjalan dengan lebih mantap.