SAMARINDA – Dalam rangka mendorong perluasan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta kelancaran pelaporan data, Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Timur mengikuti kegiatan refreshment yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) pada 25 November 2025. Melalui kegiatan ini, TP2DD Kaltim siapmelaksanakan penginputan Indeks ETPD (IETPD) Semester II Tahun 2025.
Kegiatan refreshment dari Bank Indonesia tersebut digelar secara hybrid dan menjadi momentum penting bagi jajaran TP2DD Kaltim untuk memperbarui pemahaman sebelum memasukkan data. Dengan mengikuti sesi ini dari jarak jauh melalui jalur daring, tim dari Kalimantan Timur tetap mendapatkan arahan secara langsung dari narasumber BI mengenai metode pengisian, definisi variabel, hingga parameter indikator terbaru dalam pelaporan ETPD.
Sesi penyegaran ini sangat krusial untuk memastikan bahwa proses penginputan data IETPD yang dilakukan oleh TP2DD Kaltim berjalan akurat dan terhindar dari kesalahan teknis. Pasalnya, data IETPD Semester II Tahun 2025 bukan sekadar rutinitas pelaporan, melainkan instrumen vital nasional untuk memetakan posisi dan progres daerah dalam transformasi digital sektor keuangan.
Keikutsertaan aktif TP2DD Kaltim dalam refreshment BI ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah untuk memastikan bahwa capaian ETPD Kalimantan Timur tercatat secara valid di sistem nasional.
Hasil dari pengisian IETPD pasca-refreshment tersebut nantinya akan dijadikan dasar evaluasi oleh TP2DD Provinsi Kalimantan Timur. Data yang terkumpul akan menjadi cerminan nyata untuk mengidentifikasi titik-titik perluasan digitalisasi, sekaligus merumuskan langkah strategis dalam mempercepat penerapan transaksi non-tunai di lingkungan pemerintah daerah ke depannya.








Users Today : 211
Users Yesterday : 249
This Month : 6293
This Year : 69423
Total Users : 380169
Views Today : 1375
Total views : 5424124
Who's Online : 2
