JATIM LIRIK INOVASI SADELPOS

SAMARINDA – Tingginya mobilitas masyarakat seringkali membuat wajib pajak (WP) abai akan kewajibannya untuk melunasi pajak, salah satunya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Padahal, PKB merupakan salah satu kontributor dalam Pendapatan Asli Daerah. Hal ini juga dialami Jawa Timur. Tak heran Badan Pendapatan Jawa Timur melakukan kunjungan pembelajaran ke Bapenda Kalimantan Timur.

Berangkat dari permasalahan tersebut, Bapenda Provinsi Kalimantan Timur mengagas ide untuk menggandeng PT Pos Indonesia dan meluncurkan layanan Samsat Delivery Pos (Sadelpos) pada April 2017. Inovasi ini merupakan pengembangan dari layanan e-Samsat dan dimodifikasi dengan memanfaatkan petugas pos yang terampil serta armada yang memadai untuk menjangkau pelosok Kalimantan Timur.

“Karena luasnya daerah ini, Pemda berinisiatif bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk jemput bola bagi orang yang punya kesibukan, disabilitas, ibu rumah tangga, yang tidak bisa membayar pajak tahunannya, khususnya pajak kendaraan bermotor ke Samsat,” jelas Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati di depan rombongan Bapenda Jatim.

Jasa jemput-antar melalui Sadelpos ini diluncurkan untuk membantu para WP yang memiliki kendala waktu dan kesibukan sehingga tidak sempat mengurus langsung. Sebelumnya, WP selalu berdalih tidak membayar PKB tepat waktu dengan alasan jarak dan waktu yang sempit. Walaupun sudah bisa membayar pajak di kantor pos, namun pencetakan berkas SKPD/STNK harus tetap dilakukan di kantor Samsat.

Sadelpos menghadirkan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat karena tak perlu keluar rumah dan mengantre lama di kantor Samsat. Cukup dengan mengontak call center PT Pos untuk didata, petugas akan mendatangi rumah WP untuk menjemput dan mengantar berkas dan pencetakan SKPD/STNK.

“Cukup membayar biaya jasa Rp24 ribu, itu urusannya selesai tanpa harus buang waktu, tanpa harus keluar rumah. Menguntungkan masyarakat, menguntungkan Bapenda,” ungkapnya.

Dengan kemudahan yang diberikan, Sadelpos dianggap efisien dan memberikan rasa aman serta hemat dari sisi biaya dan waktu. Sadelpos juga menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, akuntabel, dan transparan. Dengan sasaran utama ibu rumah tangga, pekerja kantoran, dan penyandang disabilitas, Sadelpos mendapat respon hangat dari masyarakat di Kalimantan Timur.

“Inovasi ini amat menarik, kami akan mereplikasinya untuk diterapkan di Jawa Timur,” ucap perwakilan Bapenda Jatim.