TANTANGAN SERUPA, MALUKU UTARA INGIN ADOPSI INOVASI SADELPOS

SAMARINDA – Pajak Kendaraan Bermotor menjadi hal penting untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Namun beberapa daerah dengan kondisi geografis berupa pegunungan, terkadang menyulitkan masyarakat untuk melakukan kewajibannya tersebut. Di Provinsi Kalimantan Timur misalnya, tantangan geografis dan mobilitas masyarakat perkotaannya yang tinggi berakibat terlambatnya pembayaran pajak.

Dari permasalahan itu, muncul gagasan untuk menggandeng PT Pos Indonesia dan menciptakan inovasi layanan Samsat Delivery Pos (Sadelpos). Diluncurkan sejak 2017, layanan ini menghadirkan kemudahan bagi wajib pajak. Inovasi ini menarik minat Bapenda Maluku Utara untuk melakukan replikasi. Sebab, Maluku Utara juga mengalami permasalahan yang hamper sama.

Dengan Sadelpos, cukup membayar biaya jasa Rp24.000, seluruh berkas hingga pencetakan STNK bisa dijemput dan diantar langsung ke rumah. “Selain hemat waktu, biaya yang dikeluarkan wajib pajak lebih sedikit ketimbang harus mengeluarkan ongkos transport dan kebutuhan lain,” ujar Kepala Bapenda Kaltim saat menerima kunjungan Bapenda Maluku Utara, beberapa waktu lalu.

Ismi mengatakan, inovasi ini memiliki keselarasan dalam upaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik. Selama ini, tak jarang masyarakat menganggap pelayanan publik tidak efektif dan efisien, karena membutuhkan rentetan birokrasi yang panjang untuk mendapatkan sebuah dokumen resmi.